Restrukturisasi Google Menjadi Alphabet

Sejak hari ini, 02 Oktober Google menjadi Alphabet, setelah dilakukan restrukturisasi. Semua produk yang dikelola oleh Google tidak akan mengalami perubahan, kecuali holding company dengan nama baru Alphabet. Restrukrisasi dilakukan untuk menyempurnakan kinerja perusahaan. Begitu juga dengan nam saham yang diperdagangkan di bursa, tidak akan mengalami perubahan dengan sandi simbol GOOG and GOOGL.

“There will be no change to any day-to-day operations,” a company spokesperson writes in an email to WIRED, “just a legal filing to officially establish the structure.”
Situs berita CNN menggambarkan skema tentang keberadaan Alphabet sebagai holding company yang menaungi semua perusahaan yang sebelumnya dimiliki oleh Google, sesuai diagram berikut.


Google menjadi unit usaha tersendiri dengan berbagai produk unggulan, dipisahkan dengan unit usaha yang lain seperti Calico yang banyak mengurus tentang penyakit penuaan dini. Kemudian Google X. Fiber, provider internet kecepatan tinggi. Google ventures, Google Capital dan Nest dengan bisnis utamanya rumah pintar.

Dua sahabat, pendiri Google Lerry Page berperan sebagai CEO dan Sergey Brin akan menduduki posisi presiden. Pria berusia 43 tahun, Sundar Pichai asal Tamil dari Tanu India. Karirnya menanjak cemerlang sejak Chrome mendunia pada 2008.

Dalam beberapa hari ini, perubahan tersebut akan menjadi berita menarik yang akan banyak diulas di media ekelktronik dan situs situs berita dunia maupun lokal. Nama besar Google menjadi daya tarik tersendiri, sering disebut sebagai the news maker dunia.


Optimizer

Pemilik beberapa blog yang dikelola dengan baik oleh Internet marketer, konsultan internet marketing dan professional photographer di Jakarta, pendiri digital agency dengan layanan jasa pemasaran online dengan berbagai konsep terbaru, seiring dengan perkembangan teknologi internet diantaranya penyedia layanan jasa SEO (Seach Engine Optimization)

Previous Post Next Post